Toyota Siapkan Mobil LCGC Baru Penerus Agya dan Calya model SUV

Toyota Siapkan Mobil LCGC Baru Penerus Agya dan Calya model SUV Mobil murah ramah lingkungan, alias Low Cost and Green Car sukses menjadi salah satu tulang punggung utama penjualan kendaraan roda empat secara nasional.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan LCGC pada 2016, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode Januari-Desember 2016, LCGC mampu terjual sebanyak 235.180 unit, sedangkan 2015 hanya 165.434 unit.
Dari pencapaian tersebut, peringkat pertama diduduki oleh Toyota Calya, dengan kontribusi penjualan tembus 47.287 unit. Sedangkan koleganya, Daihatsu Sigra, di posisi kelima dengan perolehan angka 31.939 unit.

Hasil ini, tentu membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) cukup semringah. Apalagi, produk LCGC yang dihasilkan dari kolaborasi dengan Daihatsu, Calya-Sigra, mulai naik kasta dan mendapatkan tempat di hati konsumen.
Melihat kesempatan tersebut, pabrikan asal Jepang itu disinyalir mulai tertarik untuk menghadirkan produk baru di kelas LCGC yang berbeda. Bahkan, Toyota secara terang-terangan menyatakan akan membuat mobil murah ramah lingkungan yang berada di kelas Sport Utility Vehicle (SUV).
Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, sampai saat ini, pihaknya masih melakukan studi secara mendalam soal mobil LCGC baru itu. 
"Sampai saat ini masih studi. Tenang saja, kami akan siapkan kendaraan yang cocok untuk pelanggan," kata Soerjo
Soerjo menuturkan, Toyota melihat bahwa pasar yang mungkin akan berkembang nantinya berada pada segmen entry level. Sehingga, mobil murah bertubuh bongsor diprediksi menjadi potensi yang besar untuk dikembangkan Toyota. 
"Jadi, semua segmen pasti kami perhatikan. Tunggu tanggal mainnya ya," ikuti terus perkembangannya di astra-toyota.com
Website ini hanya sebagai sarana dan informasi pemasaran mobil Toyota dan bukan website resmi Toyota Astra Motor TAM