Menggunakan 75 Persen Komponen Lokal, All New Fortuner Tidak Terpengaruh Dolar

Menggunakani 75 Persen Komponen Lokal, All New Fortuner Tidak Terpengaruh Dollar
Pabrik Toyota All New Fortuner di Karawang
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat yang memproduksi Toyota All New Fortuner 2016 Selain diproduksi di dalam negeri, Mobil SUV terbaik ini juga menggunakan banyak komponen yang berasal dari dalam negeri Indonesia.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Hiroyuki Fukui mengungkapkan, Toyota All New Fortuner menggunakan komponen produksi lokal sebesar 75 persen. Angka itu naik 15 persen dibanding Fortuner generasi yang sebelumnya.

"All New Fortuner memiliki kandungan lokal 75 persen. Sehingga, kemungkinan terganggu oleh naik turunnya dolar sangat kecil," ujar Fukui dalam peluncuran All New Fortuner di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

“Kami akan terus berusaha untuk terus meningkatkan kandungan lokal Fortuner. Seperti Innova yang sekarang sudah 85 persen,” kata Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Manufacturing Motor Indonesia (TMMIN) saat acara peluncuran All New Fortuner di JCC, Senayan, Jakarta. Warih memberitahu, setidaknya 25% komponen yang belum diproduksi secara lokal di Indonesia terdiri dari sasis, kaki-kaki dan beberapa komponen yang ada di dalam Electronic Control Unit (ECU).

I Made Dana Tangkas selaku Direktur PT TMMIN juga memaparkan bahwa komponen yang belum diproduksi di Indonesia itu diimpor secara utuh dari Jepang dan Thailand. Saingan berat Fortuner seperti Mitsubishi Pajero Sport, Ford Everest, Chevrolet Trailblazer dan Isuzu MU-X, semuanya masih didatangkan secara CBU.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto mengatakan, karena mayoritas komponen mobil ini dibuat di dalam negeri, maka harganya tak akan terlalu dipengaruhi naik-turunnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

“Harga jual termasuk suku cadangnya bakal stabil,” terangnya.

Warih Andang Tjahjono, Vice President PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), mengakui bahwa 25 persen komponen masih didatangkan dari luar negeri. Komponen tersebut berupa komponen kelistrikan dan transmisi. Namun, pihaknya terus berupaya agar kandungan lokal dapat terus ditingkatkan.

“Kita merujuk Innova yang kandungan lokalnya sudah 80 persen. Jadi, dalam hal ini kita terus berupaya (meningkakan),” terangnya kepada Jakartakita.com.

PT TMMIN sendiri memproduksi All New Fortuner sebanyak 6.000 unit per bulan. Uniknya, 60 persen diantaranya di ekspor ke kawasan Amerika Selatan, Asia Pasifik, dan berbagai daerah lainnya.

“Bahkan, beberapa negara di benua Afrika sedang dalam pembicaraan,” Beliau mengatakan.