Ekspor Toyota melonjak Tahun 2014


Astra-Toyota.com - 11 November 2014,

IHSG melemah 0,44% ke level 4.965,39 pada Senin, 10 Nopember.
Rupiah menguat 0,09% ke level 12.138,00 per US$ pada Senin, 10 Nopember.

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengekspor pada Januari-September 2014 sebanyak 115.000 unit, melonjak 30% dibanding periode yang sama 2013 sebesar 89.000 unit. Kontribusi terbesar Fortuner  40.000 unit, Avanza 29.000 unit, Vios 15.000 unit, Innova 11.000 unit, lainnya Yaris, Agya, Rush, TownAce  20.000 unit. Ekspor tersebut mencapai 28,5% dari volume produksi 403.406 unit. Sementara kontribusi ekspor 2013 hanya 25,3% dari total produksi 352.051 unit. Made Dana Tangkas, Direktur External Affairs TMMIN, mengatakan ekspor ke depan terus digenjot guna mengimbangi pasar bebas Asean 2015. Selain mobil utuh TMMIN juga mengekspor secara CKD sebanyak 31.000 unit, komponen 47 juta unit, mesin dalam bentuk engine assembly 39.000 unit dan komponen mesin 73.000 unit.

TMMIN mencatat nilai ekspor US$1,4 miliar. Tujuan ekspor TMMIN a.l. Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Kep.Karibia. Berdasarkan Gaikindo total ekspor CBU hingga triwulan  III/2014 sebesar 148.000 unit. TMMIN menguasai ekspor 77,7% yaitu 115.000 unit. “Trennya naik di sisa bulan tahun ini, lebih baik 20%-30% dari 2013,” ujar Teguh Trihono, Gn.Mgr Extrnl TMMIN. Di sisi lain TMMIN siap menghadapi kebijakan lokalisasi jenis sedan seiring keluarnya Permenperin No.80/2014 tentang industri Kendaraan Bermotor. Kemenperin menganggap regulasi anyar itu menggaet produsen luar untuk melokalisasi sedan, dengan adanya impor CKD maupun IKD yang melibatkan manufaktur lokal.