Toyota Menjual 10.344 Unit Mencapai Rp 2,38 T, Terbesar di IIMS 2014


Toyota menjadi penyumbang terbesar penjualan dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014.
Pada hari kesembilan saja, menurut catatan GAIKINDO, dari 20 ribu kendaraan yang terjual, Toyota sumbang penjualan terbesar di IIMS 2014 hingga mencapai mencapai 7.400 unit atau 37 persen.

Sedangkan sampai akhir IIMS 2014, berdasarkan catatan Toyota Astra Motor (TAM), surat pemesanan kendaraan Toyota untuk semua varian mencapai 10.344 unit.

Dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,38 triliun, TAM mengalami peningkatan dibandingkan dengan angka transaksi tahun lalu senilai Rp 2,2 triliun untuk 10.200 unit mobil.

Adapun sejumlah mobil Toyota yang memberi kontribusi besar untuk penjualan di IIMS antara lain:

1. Avanza 34 %
2. Innova 14,3 %
3. Agya 11,1 %
4. Yaris 9,4 %
5. Rush 9,3 %
6. Fortuner 9,2 %.

Toyota membukukan angka pemesanan kendaraan sebanyak 10.344 unit di arena Indonesia International Motor Show lalu. Angka itu mengalami kenaikan sekitar 1,2 persen dibandingkan dengan IIMS 2013 lalu. Toyota pun tercatat sebagai produsen yang menjual mobil terbanyak di arena IIMS.

Dalam siaran pers Toyota, lebih dari seperti SPK dilakukan untuk mobil Avanza (34 persen) disusul Kijang Innova (14,3 persen), Agya (11,1 persen), Yaris (9,4 persen), dan Rush (9,3 persen.

"PT Toyota-Astra Motor menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam suksesnya penyelenggaraan IIMS 2014. Suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari animo luar biasa dari pengunjung terhadap program-program yang dihadirkan Toyota baik di Main Booth di Hall D maupun pada Commercial Booth," kata Wakil Presiden TAM Suparno Djasmin.

Selama perhelatan IIMS 2014, Toyota memamerkan mobil-mobil seperti Astra Toyota AGYA, Etios Valco, Avanza, Avanza Veloz, Kijang Innova, Fortuner, NAV1, Vios, Yaris, Rush serta Alphard, Corolla Altis, Camry, Prius, 86 dan tamu istimewa RAV4.

Sementara pada commercial booth hadir Dyna, Hiace serta Hilux. Kehadiran kendaraan konsep Toyota FV2, Toyota FT-1, serta Toyota FCV juga menambah semarak suasana main booth Toyota yang juga merupakan booth terbesar pada IIMS 2014 ini.

Untuk menyalurkan antusiasme pengunjung terhadap kendaraan konsep ini, Toyota menyediakan teater mewah untuk menyaksikan teknologi terkini FCV sebagai sebuah kendaraan ramah lingkungan yang akan dipasarkan secara masal mulai 2015.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi mengendarai FV2 sebagai personal mobility, mereka dapat mengikuti permainan yang berada di panggung utama. Sementara pengunjung yang ingin merasakan adrenalin Sport Racing Car Toyota Masa Depan FT-1, Toyota juga menyediakan simulator yang berada di bawah jalan layang main booth Toyota.

"Toyota konsisten untuk selalu menghadirkan produk dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Meski IIMS 2014 telah selesai, konsep 'Creating Tomorrow for Indonesia' tidak akan berhenti sampai disini," ujar Suparno.

Indonesia International Motor Show (IIMS) nampaknya menjadi lahan subur para Agen Pemegang Merek (APM) untuk menjual produknya, termasuk PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Tak tanggung-tanggung dari nilai total transaksi Rp 5,4 triliun selama pameran itu, Rp 3,38 triliun di antaranya masuk ke kantong produsen Avanza itu.

Direktur Marketing PT TAM, Rahmat Samulo, membeberkan, booth Toyota yang berada di Hall D dan Outdoor mampu menjual sebanyak 10.344 unit, atau 1.034 mobil setiap hari.

"Tahun ini kami mengalami peningkatan yang tidak terlalu besar. IIMS 2013, Toyota berhasil menjual 10.220 unit, atau naik 1 persen," beber pria yang karib disapa Pak Sam itu.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, sebanyak 34 persen penjualan berasal dari model Avanza, disusul Innova (14,3 persen), Agya (11,1 persen), Yaris (9,4 persen), Rush (9,3 persen), dan Fortuner (9,2 persen).

"10.344 unit itu sudah termasuk penjualan di booth indoor maupun outdoor," imbuhnya.

Samulo turut membeberkan, model Toyota Dyna yang main di kelas mobil niaga berkontribusi sebesar 2,24 persen dari keseluruhan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Hasil SPK yang berhasil dihimpun Toyota selama 10 hari pameran itu hanya sekira 30 persen dari seluruh pemesanan mobil yang rutin dibukukan per bulan. Ia mengungkap bahwa pabrikan tiap bulannya menampung sebanyak 38 ribuan pesanan.