Oktober 2014 Harga Toyota Agya Naik


Setelah mendapatkan kepastian izin menaikkan harga mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) dari pemerintah, Toyota Indonesia resmi menaikkan banderol Agya, per 1 Oktober 2014. Izin kenaikan harga dari pemerintah berpatokan pada inflasi selama setahun sejak pertama kali Agya mulai dipasarkan, September 2013 silam.

Merek terlaris di Indonesia ini kemudian memutuskan untuk menaikkan harga secara bertahap. Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, perusahaan sebenarnya sudah mendapat izin menaikkan harga mobil murah maksimal 6,6 persen. Namun, TAM memilih hanya menaikkan 3 persen dari harga sebelumnya.

Setelah menaikkan harga, Toyota mencoba menghibur konsumen Agya dengan menambahkan beberapa kelengkapan kenyamanan baru. Tambahan wiper kaca belakang untuk semua varian, desain jok belakang baru, dan pilihan warna merah untuk semua tipe. Jika dibandingkan harga sebelumnya, banderol baru Agya lebih mahal antara Rp 3,05-3,2 juta.

Model Lain
Selain harga mobil murah, mulai bulan kesepuluh tahun ini TAM juga mulai mengerek harga dua model lain. Toyota FT86 naik sekitar Rp 4 juta. Untuk tipe termahal FT86 Aero dan TRD semula dibanderol Rp 694,7 juta kini menjadi Rp 698,7 juta.

Alphard juga mengalami kenaikan Rp 2 juta, seperti pada varian terendah Alphard X 2.4L transmisi otomatis yang semula dibanderol Rp 748,95 juta, kini naik menjadi Rp 750,95 juta.

Berikut Harga Toyota Agya per 1 Oktober 2014:

E Manual Rp 100,35 juta (lama) menjadi Rp 103,2 juta (baru)
E Otomatis Rp 110,75 juta (lama) menjadi Rp 113,8 juta (baru)
G Manual Rp 107,15 juta (lama) menjadi Rp 110,15 juta (baru)
G Manual TRD Rp 111,65 juta (lama) menjadi Rp 114,65 juta (baru)
G Otomatis Rp 116,75 juta (lama) menjadi Rp 119,95 juta (baru)
G Otomatis TRD Rp 121,25 juta (lama) menjadi Rp 124,45 juta (baru)

Keterangan: semua harga on the road Jakarta