Toyota Vios Laris Manis, Tambah Export 3.500 unit per bulan ke Negara Timur Tengah


Setelah sukses mengekspor kendaraan sedannya, Toyota All New Vios yang dikirim dengan nama Yaris Sedan ke negara-negara Kawasan Timur Tengah dan ASEAN sejak Mei 2014 dengan jumlah awal 1.500 unit perbulan, rupanya kini mengalami peningkatan kuota sejak awal Agustus menjadi 3.500 unit perbulannya.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggenjot ekspor Vios mulai Agustus 2014, dari 1.500 unit menjadi 3.500 unit per bulan. Dengan tambahan tersebut maka total ekspor mobil dalam keadaan utuh (CBU) naik menjadi 13.000 unit dari sebelumnya cuma 11.000 unit per bulan.

Toyota Vios diproduksi secara lokal di pabrik Karawang II sejak Desember 2013 lalu. Product acceptance dari sisi kualitas prima, pengiriman yang tepat waktu serta berdaya saing menjadi alasan utama peningkatan ekspor Toyota Vios.

Vios dieksport ke beberapa negara seperti Yordania, Uni Emirat Arab, Lebanon, Bahrain, Qatar, Yaman, Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Brunai dan Singapura. Peningkatan jumlah ekspor Vios pun memberikan dampak pertumbuhan sebesar 18% perbulannya untuk Toyota Indonesia.

"Kualitas produk Toyota Indonesia telah teruji kehandalanya serta dapat diterima dengan baik, tidak hanya oleh konsumen dalam negeri tapi juga konsumen mancanegara. Kami cukup bangga bisa secara terus-menerus mengupayakan peningkatan ekspor otomotif. Hal ini sejalan dengan semangat dan komitmen kami untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam industri otomotif Indonesia," ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono.


Sekadar info, sebelumnya total volume kendaraan Toyota telah mencapai 11 ribu unit per bulan dan dengan adanya penambahan volume ekspor Vios maka total kendaraan Toyota pun menjadi 13 ribu unit perbulannya.  Total nilai ekspor Toyota di 2014 hingga bulan Juli mencapai lebih dari USD 1 milyar.