Tips Negosiasi Ketika Membeli Mobil Baru

Author : KompasOtomotif-Donny Apriliananda
(Ilustrasi) Negosiasi antara konsumen dan tenaga penjual.
Astra-Toyota.com 21 Agustus 2014

Seperti ditulis The Telegraph dalam salah satu kolomnya beberapa waktu lalu, berusaha untuk menawar adalah hal yang lumrah dilakukan. Untuk membeli mobil baru bahkan dianggap krusial, karena memang bisa ditekan serendah mungkin.

Tidak sulit mengincar diskon harga mobil baru, karena saat ini banyak tenaga penjual atau dealer yang berlomba menawarkannya. Tapi yang lebih penting ketika membeli mobil baru adalah usaha agar mendapat harga paling bagus.

Berikut Tipsnya
  1. Bekal info. Sebelum berkunjung ke dealer, Anda harus punya bekal informasi sebanyak mungkin. Cek, apakah model yang akan dibeli bakal disegarkan (facelift) atau diperbaharui. Jika ya, ini bisa menjadi bahan untuk menekan harga. Ada baiknya cek di website resmi merek harga yang tercantum sebagai patokan.
  2. Waktu yang Tepat. Banyak tenaga penjual yang ditarget berdasarkan tenggat waktu bulanan. Jadi, sebaiknya berkunjung ke dealer jelang akhir bulan. Mereka cenderung memberi diskon tambahan agar bisa mencapai target bulanan.
  3. Tampil meyakinkan. Jangan tampak terlalu bersemangat dan sok tahu. Tapi di saat yang sama, Anda juga harus bisa meyakinkan bahwa Anda tidak cuma ”lihat-lihat” dan ”tanya-tanya”. Tegaskan bahwa Anda sangat ingin membeli mobil, tapi hanya dengan harga yang tepat.
  4. Main strategi. Jangan sekali-kali mengatakan kepada tenaga penjual dana maksimum. Karena ini hanya akan melemahkan posisi Anda dalam bernegosiasi. Idealnya jangan sampai bujet maksimum itu terpakai.
  5. Berkeliling dan tantang! Jangan tergesa-gesa. Luangkan waktu mengunjungi beberapa dealer untuk membandingkan. Ambil penawaran terbaik, lalu tantang dealer selanjutnya atau sebelumnya untuk mengalahkan penawaran itu.
  6. Tukar-tambah. Jika proses tukar-tambah adalah bagian dari negosiasi, pastikan Anda tetap untung. Tanya detail berapa harga mobil bekas Anda, lalu dimasukkan untuk uang muka berapa, dan sebagainya. Jika tidak relevan, ada baiknya menjual dulu mobil bekas Anda ke pemakai.
  7. Uang bukan segalanya. Jika tenaga penjual tak bisa menawarkan nilai yang Anda harapkan, tanyakan ke mereka untuk mengeluarkan nilai tambahan selain uang. Misalnya, perpanjangan garansi atau perlengkapan yang biasanya membuat konsumen harus mengeluarkan uang lebih. Tapi ingat, pilih aksesori atau perlengkapan hanya yang Anda butuhkan.
  8. Jangan takut untuk pergi. Jika Anda masih kurang puas dengan penawaran, jangan takut untuk meninggalkan dealer dan mengeluarkan kata terima kasih. Yakinlah bahwa akan selalu ada dealer lain.